SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA MENDAPATKAN INFORMASI TERBAIK SESUAI KEBUTUHAN ANDA.

10 mitos dan fakta seputaran jerawat

1. Orang dewasa tidak berjerawat 
Jerawat merupakan masalah kulit yang dihadapi oleh remaja maupun orang dewasa. Jerawat pada orang usia 30-an tahun mungkin terlihat berbeda dengan jerawat remaja usia belasan tahun. Orang dewasa lebih mungkin memiliki jerawat berbentuk benjolan merah disekitar mulut dan rahang daripada komedo tertutup dan terbuka yang menyebar didahi, hidung, dan pipi.

2. Memencet jerawat bikin jerawat cepat sembuh 
Jerawat yang dipencet justru akan tambah parah. Memencet jerawat akan menyebabkan bekas luka di kulit. Selain itu memencet jerawat bisa membuat kulit trauma serta bisa menimbulkan radang dan infeksi.

3. Makan coklat bikin jerawat 
Masih ada pro dan kontra antara kaitan cokelat dan jerawat. Pada dasarnya makanan apa pun yang memiliki indeks glikemik tinggi bisa meningkatkan produksi hormon kortisol dan memperburuk jerawat. Berdasarkan american osteopathic college of dermatology (AOCD). Cokelat adalah salah satu makanan yang oleh penderita jerawat dituduh sebagai pemicu breakout.

Aocd menegaskan bahwa cokelat tidak selalu menjadi faktor yang memperparah jerawat. Cokelat biasanya mengandung lemak jenuh dan mendapat tambahan gula. Lemak jenuh dan gula meningkatkan kadar insulin dan menyebabkan radang dalam tubuhmu, yang bisa memperparah jerawatmu. Cokelat hitam yang berkadar 70 persen hingga 85 persen memiliki kandungan gula sebanyak 24 gram dan lemak jenuh sebesar 25 gram.

Jadi kamu bisa menentukan sendiri apakah tetap kamu mengonsumsi cokelat atau menjauhinya. Kamu juga bisa melakukan eksperimen dengan pantang makan cokelat selama beberapa bulan untuk melihat apakah coklat berefek pada jerawatmu. Tapi ingat bahwa saat melakukan percobaan ini kamu juga harus menjauhi makanan lain yang bisa memicu alergi atau jerawat.

4. Tabir surya memperparah jerawat 
Jerawat akan tambah parah jika kamu menggunakan tabir surya yang salah. Tabir surya merupakan kosmetik yang wajib kamu pakai untuk melindungi kulitmu dari sengatan sinar matahari. Jadi kamu harus memilih tabir surya yang benar. Ada dua jenis tabir surya, yaitu kimia dan fisik. Tabir surya kimia seperti helioplex, menghamburkan sinar matahari dengan menggunakan reaksi kimia.

Helioplex mengandung avobenzone dan oxybenzone. Tabir surya kimia bisa menyebabkan kulit iritasi, radang, dan breakout. Tabir surya fisik memantulkan sinar matahari dan biasanya mengandung titanium dioxide dan zinc oxide. Jika kulitmu mudah jerawatan, gunakan tabir surya fisik seperti zinc oxide, yang mampu membunuh bakteri.

5. Sinar matahari bagus untuk jerawat 
Paparan sinar matahari bisa mengurangi radang di tubuh kita. Tapi paparan sinar matahari secara langsung tidak bagus untuk kulit karena akan menimbulkan keriput akibat kinerja kolagen yang menjaga kulit tetap kencang, lembut, dan awat muda menurun.

Ketika kinerja kolagen terhenti, pori-pori akan kehilangan dukungan dan terbuka. Ini bisa menyebabkan munculnya komedo terbuka. Kulit yang rusak akibat matahari akan susah memperbaiki sendiri sehingga meningkatkan risiko timbulnya bekas jerawat.

6. Makeup membuat jerawat semakin parah 
Beberapa produk makeup bisa membuat pori-porimu tersumbat dan menyebabkan jerawat. Di sisi lain kamu juga bisa menggunakan makeup untuk menutupi bekas jerawat yang membandel. Tapi jangan menggunakan berton-ton alas bedak sampai wajahmu mirip tembok. Sebaiknya kamu menggunakan makeup yang memberi kesan alami.

Untuk wajah yang mudah jerawatan, jauhi makeup berbentuk kental atau padat seperti stick dan krim. Bahan-bahan yang digunakan untuk membantu produk kosmetik menjadi berbentuk padat atau kental biasanya berupa polyethylene atau ethylheyl palmitate yang efeknya diragukan untuk kulit yang mudah mengalami breakout. Polyethylene adalah polimer atau plastik yang penggunaanya di dalam kosmetik dianggap aman jika dalam jumlah sedikit.

Tapi penggunaan dalam jumlah banyak bisa membuat kulit iritasi. Ethylheyl palmitate merupakan bahan dengan tingkat komedogenik tinggi yang bisa menyebabkan jerawat. Bahan ini bisa kita temukan dalam bb cream. Jadi pilihlah kosmetik yang tepat misalnya alas bedak tabur berbahan dasar mineral yang mengandung silika, titanium dioxide, dan zinc oxide.

7. Jerawat muncul akibat jarang mencuci muka 
Riset yang dilakukan pada remaja menunjukan bahwa mencuci wajah dua kali sehari lebih efektif daripada hanya mencuci wajah sekali sehari. Tapi mencuci wajah lebih dari dua kali sehari tidak bagus karena akan membuat kulit kering.

Terlalu sering mencuci wajah membuat minyak alami di kulit hilang. Kulit yang mengalami dehidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak sehingga pori-pori bisa tersumbat dan jerawat tambah parah.

8. Pelembap bisa menyebabkan jerawat 
Kulit yang mengalami dehidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak, hal itu bisa membuat pori-pori tersumbat. Kulit kering akan menghasilkan lebih banyak minyak daripada kulit lembab. Jika kita rajin memakai pelembab yang ringan, kulit tidak akan memproduksi lebih banyak minyak.

9. Klorin meningkatkan jerawat 
Klorin bisa mengeringkan jerawat. Tapi di sisi lain membuat iritasi kulit dan menimbulkan lebih banyak jerawat. Pastikan untuk mencuci wajahmu hingga bersih sehabis berenang. Gunakan pembersih muka bebas minyak untuk mengimbangi dehidrasi.

10. Jerawat muncul karena masalah kosmetik 
Jerawat bisa muncul karena memakai kosmetik yang tidak tepat. Pastikan bahwa kosmetik yang kamu gunakan berlabel nonkomedogenik.
ARTIKEL TERKAIT :
  • jurus ampuh usir jerawat
  • jurus wajah mulus & awat muda
  • Share on Google Plus

    About Unknown

    This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

    0 komentar:

    Posting Komentar

    TERIMAKASIH SELAMAT BERKUNJUNG KEMBALI DA.DA..........